Jenis usaha yang akan dibuat dan strateginya

Di bali banyak peluang kerja karena bali merupakan wilayah pariwisata yang sangat luas dan banyak di kunjungin wisatawan asing. Jika saya diberi kesempatan untuk membuka usaha, saya akan membuka usaha restoran tradisional.

Apa saja yang diperlukan untuk memulai bisnis restoran baru?

1. Tentukan konsep restoran Anda

Langkah pertama yang wajib Anda pertimbangkan sebelum memulai bisnis kuliner milik sendiri adalah menentukan seperti apa konsep restoran nantinya.

Konsep restoran juga harus mempertimbangkan jenis makanan apa yang Anda ingin sajikan. Sebelum mengambil tindakan selanjutnya, rancang sebuah menu lengkap. 

2. Tentukan lokasi restoran yang strategis

Lokasi restoran sangat penting dalam menentukan kesuksesan setiap bisnis restoran. Semakin mudah restoran Anda diakses oleh orang banyak, semakin besar peluang Anda untuk sukses.

Apakah lokasi tersebut termasuk daerah yang sibuk, sering dikunjungi banyak orang? Apakah areanya padat populasi, untuk memudahkan Anda mencari tenaga kerja? Apakah akses menuju lokasi tersebut mudah dicapai? Bagaimana dengan lahan parkir, tersedia cukup luaskah? Setelah semua berkenan di hati, Anda akan perlu memastikan untuk bernegosiasi mendapatkan harga sewa terbaik.

3. Tentukan juru masak Anda

Untuk memulai bisnis kuliner yang sukses, Anda perlu tiga pilar utama: konsep yang mantap, lokasi strategis, dan chef yang kompeten. Ketiganya saling bekerja sama membantu Anda menentukan suasana restoran Anda.

Koki yang Anda pekerjakan di restoran Anda haruslah sesuai dengan konsep restoran dan tema masakan Anda. Jika tidak, Anda akan dipertemukan oleh banyak drama perusahaan yang tidak perlu.

4. Cerdas pilih nama restoran

Nama restoran seringnya menjadi kesan pertama yang dimiliki oleh pelanggan Anda. Jadi, cerdaslah dalam memilih. Nama restoran boleh mencerminkan tema menu makanan Anda (Masakan Jawa, Peranakan, atau Khas Jepang) atau plesetan-plesetan unik. Jadilah kreatif dan pilih nama yang benar-benar mewujudkan konsep, menu, dan misi restoran Anda.

5. Sebar luaskan restoran Anda ke mata publik

Setelah izin usaha dan lisensi lainnya sudah Anda miliki, konsep makanan dan tata ruang restoran sudah terwujud dengan baik, serta Anda juga sudah dipersenjatai oleh “pasukan” staf yang kompeten di bidangnya, kini waktunya Anda mengiklankan restoran baru Anda. Iklan adalah suatu keharusan bagi sebagian besar restoran baru.

Berbicara mengenai Strategi Bisnis Makanan, banyak cara dan strategi yang dapat ditempuh oleh para entrepreneur terutama bagi sebagian besar masyarakat yang masih awam. Menjalankan bisnis makanan atau kuliner sebetulnya tidak terlalu sulit, justru yang tidak mudah adalah tentang bagaimana strategi dan cara dalam menghadapi dunia persaingan bisnis kuliner ini yang begitu ketat. Kita memang harus banyak belajar dan mempersiapkan diri  sebaik mungkin, baik persiapan mental maupun materi secara matang sebelum memulai bisnis makanan ini. Nah, bagi Anda yang ingin untuk mulai menekuni bisnis makanan ini, silahkan simak beberapa tips dan strategi untuk memulainya.

1. Rasa Percaya diri yang tinggi dan ketetapan mental.
Hal ini merupakan dasar supaya Anda tidak mudah goyah dalam menghadapi berbagai kemungkinan yang mungkin terjadi, gagal misalnya.
2. Tetapkan Target  atau sasaran konsumen. 
Misalnya, anak sekolah, mahasiswa, orang kantoran, atau buruh. 
3. Tingkatkan Pengetahuan dan skill Anda dalam bidang kuliner.
Perdalamlah keahlian anda dalam urusan masak memasak, kalau perlu anda belajar kepada koki yang sudah berpengalaman agar kualitas keahlian anda dalam urusan masakan benar-benar dapat maksimal.
4. Memaksimalkan Kualitas masakan/makanan Anda. 
Cita rasa harus mumpuni, proses uji coba mutlak diperlukan agar hasil makanan yang Anda ingin jadikan komoditi utama anda benar-benar bercita rasa tinggi, enak dan lezat, maka konsumen pun akan merasa  puas jika makanan yang anda jual benar-benar enak.
5. Mengenali Para pesaing anda. 
Sebagai strategi untuk memperkokoh posisi produk Anda dalam persaingan bisnis makanan ini, Anda perlu tahu seluk beluk pesaing Anda supaya Anda dapat menaklukan para pesaing Anda.
6. Ciri Khas/keunikan.
Jika begitu banyak pesaing bisnis makanan yang serupa/mirip dengan yang Anda tekuni, jangan minder, lakukan hal-hal yang unik dan mempunyai ciri khas kuat sehingga makanan anda tampak berbeda dari makanan pesaing anda, walaupun makanan yang dijual sama persis, tetapi jika makanan Anda mempunyai ciri khas, yakinlah konsumen akan meresponsnya dengan positif dan konsumen pun akan dengan sendirinya melirik makanan yang anda jual.
7. Tentukan Harga Awal. 
Tetapkan harga jual, buat harga istimewa (agak miring) dibandingkan dengan harga yang dipatok oleh para pesaing Anda. Hal ini dilakukan agar para konsumen incaran anda berbondong-bondong membeli makanan yang anda jual. Setelah bisnis anda sudah mulai banyak peminat/konsumen, menaikkan harga mungkin bukanlah hal yang sulit dilakukan, tetap ingat, kenaikan harga harus anda imbangi  kualitas makanan yang harus tetap terjaga, agar konsumen anda tetap setia menjadi pelanggan anda.
8. Keramah-tamahan. 
Orang akan lebih senang jika pelayanan dilakukan dengan ramah tamah, sopan, dan tulus. Usahakanlah ketika Anda melayani para pembeli anda, berusahalah untuk ramah kepada mereka. Hal kecil yang mungkin akan bisa mendatangkan keuntungan besar bagi usaha anda.
9. Pelayanan yang cepat. 
Proses pelayanan jangan lelet/lambat karena akan mengecewakan konsumen oleh karena itu hindari pelayanan yang lelet.
10. Menjalin kerjasama dengan pihak lain.
misalnya toko, warung atau supermarket. Semakin luas jaringan anda, makin luas pula kemungkian kesuksesan anda.

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started